Sunday, July 1, 2018

Kuliner Malang Gethuk

Gethuk Malang
"Dari Kesederhanaan Menjadi Kebersamaan"

          Dengan bermunculannya kue-kue kekinian,  seakan masayarakat Indonesia dibuat lupa dengan kue-kue tradisional. Kekayaan inovasi dan kuatnya promosi akan kue-kue kekinian membuat popularitas kue tradisional kian tenggelam. Namun tidak berlaku bagi makanan yang satu ini, dia adalah Gethuk. Kue tradisional ini berasal dari Jawa Tengah dan juga dapat ditemukan di beberapa daerah Jawa Timur, salah satunya adalah Kota Malang. 


Meskipun Gethuk berstatus sebagai kue tradisional, bukan berarti hanya orang tua saja yang menyukainya, banyak anak-anak dan remaja mengidolakan makanan yang terbuat dari singkong ini. Gethuk yang dijual bebas di Malang masih mempertahankan keasliannya dengan menggunakan parutan kelapa sebagai penghias dan pendongkrak cita rasanya, meskipun banyak masyarakat diluar sana yang mulai berinovasi dengan menggunakan keju dan coklat sebagai pengganti parutan kelapa untuk menciptakan cita rasa baru. 


Makanan ini begitu unik karena disajikan dengan berbagai warna guna membuat siapa saja yang melihatnya ingin melahapnya. Rasa manis yang lembut dipadukan dengan rasa taburan yang menghiasinya menjadikan sebuah perpaduan yang bersahabat dengan lidah dan hati di masyarakat. Tekstur yang tercipta dari makanan ini begitu lembut, membuat getuk dapat dinikmati siapa saja.



Masyarakat menggunakan getuk sebagai pendamping kopi atau teh yang memperhangat suasana di saat berkumpul dengan orang-orang terdekat. Bahkan dengan budaya sapa-menyapa dan saling berbagi yang melekat di lingkungan masyarakat, makanan ini menjadi salah satu media yang digunakan untuk mengakrabkan diri dengan orang lain. Harga yang terjangkau membuatnya begitu mudah di dapatkan. 


Dengan penjelasan di atas, maka getuk layak mendapat slogan "Dari Kesederhanaan Menjadi Kebersamaan"